Oleh: psaktyawan | Desember 4, 2011

Lucid Dream


Lucid Dream Dan Cara
Melakukanya
lucid = jelas/cerah/terang
dream = mimpi
jadi secara gamblangnya
secara kosa kata lucid
dream adalah mimpi yang
jelas/cerah/terang .
tetapi apa sebenarnya
lucid dream itu ?
fenomena apakah itu ?
dan bagaimana itu bisa
terjadi ? coba ane analisa
disini.
Fenomena lucid dream ini
sebenarnya telah banyak
disebutkan di masa masa
lampau, hanya saja baru
beberapa dekade ke
belakang ini, komunitas
sains mulai mengakui
keberadaan fenomena
satu ini.
Dimulai dari para suku
indian (para dukun
shaman) mereka
menerapkan suatu bentuk
meditasi yang mampu
untuk mempertahankan
kesadaran meskipun
tubuh sudah beristirahat.
kemudian abad ke 5,
sebuah surat dari St.
Augustine menyebutkan
bahwa dia sadar dalam
mimpinya.
kemudian abad ke 8 lucid
dream kembali terekam
oleh para biksu tibet, pada
buku berjudul ‘Tibetan
Book of the Dead’ , dalam
buku tersebut, para biksu
tibet menerapkan suatu
bentuk meditasi yoga
yang mampu
mengajarkan untuk
menjaga kesadaran dalam
mimpi.
awal abad 19 seorang
ilmuwan bernama Marquis
d’Hervey de Saint-Denys
menerbitkan sebuah buku
berjudul ‘Dreams and How
to Guide Them’, dimana
buku ini berisi mengenai
dokumentasi dari
kegiatannya meneliti
mimpi selama 20 tahun,
dan dibuku ini dijelaskan
selangkah demi selangkah
perkembangan
kemampuannya dalam
mengontrol mimpi,
dimulai dari dream recall,
hingga control mimpi.
kemudian psikolog dan
ilmuwan mimpi dari
belanda bernama
Frederick Van Eeden,
merupakan orang
pertama yang
menggunakan istilah
‘Lucid Dream’ dan pada
tahun 1913, dia
menerbitkan jurnal pada
komunitas ilmuwan
psikolog mengenai lucid
dream dimana pada jurnal
ini, dia merekam 352 lucid
dream yang dialaminya
dari tahun 1898 dan 1912.
judul jurnal ini adalah ‘A
Study of Dreams’.
dan tahun beberapa tahun
belakangan ini terdengar
sebuah nama ‘Dr.Stepehen
laberge’ dosen stanford
yang tertarik dengan
dunia lucid dream. berkat
hasil penelitiannya
dengan dr. Lynn Nagel,
komunitas ilmuwan mulai
mengakui lucid dream
secara sains.
Dari pengantar diatas,
sudah jelas bahwa
fenomena lucid dream
memiliki sejarah yang
sangat panjang, dan dari
generasi ke generasi
selalu terjadi, karena
memang lucid dream
merupakan suatu
fenomena yang terjadi
dalam hidup kita entah
kita tahu ataupun tidak.
Pengertian umum dari
lucid dream adalah,
sebuah mimpi dimana
dalam mimpi tersebut,
pikiran kita sadar dan
mampu menyadari bahwa
saat itu merupakan
sebuah mimpi. Ya pada
umumnya pengetian lucid
dream sesederhana itu,
kita sadar dalam sebuah
mimpi.
konsekuensi dari pikiran
yang sadar dalam mimpi
itulah yang membedakan
antara mimpi biasa dan
lucid dream, lucid dream
jelas membawa
konsekuensi tersendiri
bagi jalannya sebuah
mimpi yang sedang
terjadi. konsekuensi yang
terjadi adalah, pikiran kita
menyadari bahwa
lingkungan yang sedang
dialami saat itu adalah
sebuah mimpi, sehingga
logika kita sebagai
manusia yang sudah
sering kita gunakan dalam
kehidupan sehari hari
mulai terangsang dan
mulai menunjukan
fungsinya dengan benar.
contohnya begini, kalo
dalam mimpi biasa pikiran
kita tidak melakukan
filter informasi, sehingga
kita kita melihat
katakanlah gajah
berwarna ungu dalam
mimpi maka dalam mimpi
itu, keganjilan seperti ini
dianggap sebagai fakta
oleh pikiran sehingga
mimpi kita tetap berlanjut
selayaknya sebuah drama
yang berlangsung tanpa
memperdulikan logika,
kasarannya seperti ini
mimpi terbentuk :
adi pergi ke pasar,
kemudian di pasar adi
bertemu gajah berwarna
ungu dipasar dan
kemudian adi melihat ada
permen berwarna ungu,
lalu adi kemudian
memakan permen itu,
kemudian adi cari
tongsampah, lalu adi
kepleset masuk tong
sampah dan muncul tiba
di sebuah mall, di dalam
mall adi bertemu teman,
dan bla bla bla, ….. mimpi
layaknya sebuah blok
puzzle yang disusun oleh
otak kita dan biasanya
tidak beraturan, meskipun
masih dalam satu tema.
Nah, dalam kasus lucid
dream berbeda, ketika
pikiran kita ‘terbangun’
dalam mimpi, maka
konsekuensinya pikiran
kita akan bertanya tanya,
sebenarnya apa yang
terjadi, mengapa ada
gajah berwarna ungu, itu
tidak logis, di dunia nyata
g ada gajah berwarana
ungu, nah, pikiran kita
mulai menjalankan
fungsinya, memilah
informasi. dan otak kita
mulai bisa menetukan
tindakan apa yang bisa
diambil dan diputuskan
dalam mimpi, mengapa ini
bisa terjadi ?
karena memang pada
dasarnya manusia itu
melakukan semua
tindakan dan
keputusannya itu
berdasarkan kesadaran
yang dimiliki oleh
pikirannya, tanpa adanya
kesadaran pikiran, maka
sulit bagi manusia untuk
bisa menentukan
tindakannya. Hal ini
ternyata berlaku juga
untuk mimpi, dimana jika
pikiran kita terbangun
dan berfungsi dengan
normal di mimpi maka
sesuai hukumnya, kita
bisa menentukan apa
tindakan yang akan kita
lakukan dalam mimpi.
Itulah menariknya lucid
dream.
Seperti yang kita tahu,
dalam alam mimpi,
pikiran kita merupakan
indera kita, sehingga
kekuatan pikiran kita
mencapai puncaknya
dalam alam mimpi,
sehingga apapaun yang
kita inginkan, jika kita
mampu mengarahkan
kekuatan pikiran kita
pada tujuan kita dalam
mimpi, maka akan
terwujud goal itu, cuman
sisi jeleknya juga ada,
semakin kita ragu dalam
mimpi maka keraguan itu
akan makin kuat, semakin
kita takut gagal, maka
dalam mimpi goal
tersebut kemungkinan
besar juga akan gagal.
Kekuatan pikiran dan
emosi memainkan
peranan penting dalam
alam mimpi.
Ada 2 Type Untuk Menuju
Lucid Dream
Yaitu Dengan Wake
Indunce dan Dream
Indunce
WAKE INDUCE
A. WILD (Wake Induced
Lucid Dreams), adalah
teknik yang dilakukan
dengan ‘kesadaran’ orang
terebut untuk masuk ke
fase lucid. Atau dengan
kata lain kita tidak tidur
dalam arti sebenarnya dan
tetap terjaga hingga
melewati fase REM (Rapid
Eye Movement) dan Sleep
Paralyze yang dimana
akan langsung terhubung
ke dunia lucid.
* Langkah-langkah :
1. Relaks, dan tanamkan
secara tegas sebelum tidur
bahwa ‘saya akan
melakukan lucid
dreaming’.
2. Pejamkan mata,
visualisasikan hal yang
tidak membutuhkan
imajinasi atau emosi
tinggi (seperti gradasi
warna, landscape, dll).
Tetap usahakan diri anda
agar tetap terjaga dan
tidak terbawa untuk
masuk ke deep sleep( tidur
beneran).
3. Nikmati segala fase
yang dirasakan, entah itu
getaran/tarikan/ dll.
JANGAN PERNAH
BERONTAK ketika fase ini
terjadi.
4. Anda akan segera
masuk ke fase sleep
paralyze, hal terpenting
adalah JANGAN
MEMUNCULKAN RASA
TAKUT ANDA DISINI!. Ini
fase dimana anda seolah
terbangun, tetapi tidak
dapat menggerakan
anggota tubuh anda.
5. Tunggu beberapa saat.
Tidak lama kemudian
anda akan merasa
terjatuh ke dalam lubang
dan visualisasi anda akan
blur/gelap .
6. Sekarang silahkan coba
gerakkan anggota tubuh
anda, berhasil bukan? Itu
berarti anda sudah masuk
LD πŸ™‚ , jangan lupa untuk
ngecek sudah di LD belum
dengan Reality Cek.. (tutup
hidung, kalo msh bsa
napas berarti dah masuk
LD, cubit pipi, lengan dll.
kalo gak sakit berarti dah
masuk LD πŸ™‚
B. WBTB (Wake Back To
Bed), adalah teknik yang
sangat similar dengan
WILD. WBTB biasanya
dilakukan untuk
mengoptimalkan teknik
WILD. Teknik ini
mengaharuskan anda
untuk tidur sebelumnya,
dan setelah 4- 5 Jam
bangunlah sebentar,
minum segelas air putih.
Lalu lanjutkan tidur anda
dengan menggunakan
teknik WILD.
C. MILD (Mnemonic
Induced Lucid Dreams),
adalah teknik yang
ditemukan oleh Dr.
Stephen LeBerge. Teknik
ini dilakukan dengan
bantuan mimpi yang
sebelumnya telah terjadi.
* Langkah-langkah :
1. Lakukan tidur normal,
pasang alarm 3-4 jam
kemudian, dan
bangunlah.
2, Catat mimpi yang tadi
kalian alami di sebuah
buku.
3. Setelah itu cobalah
untuk kembali tidur,
visualisasikan mimpi tadi
dengan detail, dan
usahakan untuk masuk
kembali dalam mimpi
tersebut untuk
‘melanjutkan’ mimpi yang
sudah kalian alami.
4. Tanamlan afirmasi
“Ketika saya mimpi
seperti tadi, berarti saya
lucid dreaming”.
D. FILD (Finger Induced
Lucid Dream), adalah
teknik yang ditemukan
oleh member DreamViews
bernama hargarts. Teknik
ini dilakukan dengan
bantuan gerakan-gerakan
jari yang akan membantu
kita untuk masuk ke fase
lucid.
* Langkah-langkah :
1. Set alarm sekitar 2-3
jam setelah anda tertidur,
lalu bangun.
2. Cobalah relaks,
pejamkan mata.
3. Sekarang gerakkan jari
jemari anda (jari telunjuk
& tengah) keatas dan
kebawah seolah anda
sedang bermain piano.
Lakukan dengan perlahan
tanpa mengeluarkan
energi berlebih.
4. Setelah sekitar 20-30
detik, lakukan reality
check dengan cara tutup
lubang hidung anda, jika
anda bisa bernafas, berarti
anda telah masuk ke
dalam dunia lucid. Tapi
jika anda gagal, cobalah
tidur selama beberapa
menit terlebih dahulu, lalu
ulangi cara ini dari awal.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: